IBX592EBDAB2431E

Kataremuk akan memberikan beberapa konten menarik tentang masalah anak remaja yang sedang patah hati, bahagia dan banyak lainnya disini memberikan konten Ucapan, Puisi, Kata Kata, Pantun, Cerpen dan Contoh

Minggu, 13 Mei 2018

Cara Perusahaan Sukanto Tanoto Mengurangi Emisi


PT Riau Andalan Pulp and Paper merupakan sebuah perusahaan atau industri besar yang memproduksi Pulp (bubur kertas) dan kertas asli Indonesia. Perusahaan pulp dan kertas terbesar dan terpopuler di Indonesia ini merupakan perusahaan terbesar di Asia Pasifik. Tidak hanya di Indonesia, perusahaan kertas tersebut menempati posisi kedua terbesar di dunia. Produk mereka telah diekspor ke 75 Negara baik benua Asia, Eropa, dan Amerika. Selain itu juga PT. RAPP Riau adalah anak perusahaan April grup yang mana disertifikasi untuk Pengelolaan Hutan Tanaman Berkelanjutan bersadarkan standar Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI). Di samping itu, mereka juga berkontribusi dalam pembentukan output perekonomian Riau sebanyak Rp. 48 triliun dari total keseluruhan output nasional sebesar Rp. 557 triliun.

Cara Perusahaan Sukanto Tanoto Mengurangi Emisi

PT RAPP sendiri merupakan anak perusahaan dari April grup yang mana merupakan anak perusahaan dari Royal Golden Eagle milik Sukanto Tanoto. Sukanto Tanoto sendiri terkenal dengan sosok yang peduli akan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, semua perusahaan yang ia dirikan juga tidak luput dari pandangan masyarakat. Salah satunya adalah PT RAPP ini, mereka mencari solusi demi mengatasi masalah tingginya jejak karbon oleh proses setiap produk yang perusahaan itu hasilkan. Dalam hal ini, PT RAPP mengeluarkan dana miliaran rupiah untuk melangsungkan riset-riset terkait jejak karbon, menganalisis penyebab serta berusaha untuk menekan jejak karbon yang dihasilkan oleh perusahaan.

Dalam hal ini, PT RAPP menempuh jalan untuk mengganti bahan bakar fosil sebagai solusi untuk mengurangi emisi karbon yang mereka hasilkan dan menggantinya dengan bahan bakar methanol. Bahan bakar methanol ini berasal dari limbah produksi pulp yang masih berbahan baku tanaman bernama black liquor, yang mana tergolong dalam biofuel yang diyakini mampu mengurangi jejak karbon dan dampak negatif pada lingkunga. Jenis bahan bakar ini lebih ramah lingkungan dengan tidak melepaskan gas karbondioksida apabila digunakan sebagai bahan bakar. PT RAPP telah menggunakan bahan bakar methanol sebanyak 87% dari total bahan bakar untuk kegiatan produksi, sementara 13% sisanya masih menggunakan bahan bakar dari fosil. Meski belum bisa menekan jejak karbon yang dihasilkan secara maksimal, namun langkah yang diambil oleh PT RAPP ini membuktikan kepedulian perusahaan terhadap kelestarian lingkungan di saat perusahaan lain yang bergerak di bidang yang sama cenderung acuh terhadap jejak karbon yang mereka hasilkan.

Fokus mengurangi emisi ini tak hanya diberlakukan oleh PT RAPP saja melainkan juga oleh anak perusahaan yang tergabung dibawah naungan Royal Golden Eagle Grup seperti Bracell yang bergerak khusus di bidang pengolahan selulosa. Bracell konsisten dalam menekan penggunaan energi fosil. Melihat sejumlah langkah serius dan pencapaian yang diraih, tidak mengherankan Bracell sanggup menekan emisi yang mereka hasilkan. Jumlah karbon yang mereka lepas tidak sebanding dengan yang mampu mereka simpan. Dan itulah cara perusahaan Sukanto Tanoto mengurangi emisi.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Perusahaan Sukanto Tanoto Mengurangi Emisi