IBX592EBDAB2431E

Kataremuk akan memberikan beberapa konten menarik tentang masalah anak remaja yang sedang patah hati, bahagia dan banyak lainnya disini memberikan konten Ucapan, Puisi, Kata Kata, Pantun, Cerpen dan Contoh

Minggu, 19 Agustus 2018

Ini Alasan Kenapa Air Rebusan Mie Berbahaya

Indonesia adalah salah satu negara penggemar mie instan nomor dua terbanyak di dunia. Dengan jumlah mencapai 13 miliar bungkus mie instan yang terjual setiap tahunnya, maka penjualan mie instan di Indonesia hanya kalah dengan China atau Tiongkok yang mencapai 44 miliar bungkus per tahun. Besarnya pasar Indonesia juga berpengaruh pada banyaknya produk mie instan di Indonesia.

Mengonsumsi mie instan sebenarnya bisa saja aman bagi kesehatan Anda. Hanya saja ada tiga hal yang penting Anda perhatikan. Pertama adalah jumlah mie yang Anda nikmati setiap bulannya. Mie instan sebaiknya dikonsumsi tidak lebih dari 6 bungkus per bulan agar kesehatan tidak terganggu.

Kedua, ini cukup penting untuk Anda simak, yakni cara memasak mie instan yang aman. Saat merebus mie pertama kali, maka air rebusan pertama itu yang sering menjadi kuah dari mie yang Anda masak bukan? Faktanya, sebaiknya hal tersebut dihindari.

Ini Alasan Kenapa Air Rebusan Mie Berbahaya

Sebab, air rebusan pertama dari mie sangat berbahaya dan menjadikan tubuh Anda rentan terkena penyakit. Penyebabnya, jelas endapan bahan kimia, ampas tepung dan residu lainnya yang menempel pada mie semuanya diserap oleh air rebusan pertama. Jadi, agar lebih aman, sebaiknya Anda menggunakan air yang baru, serta membuang air rebusan pertama dari mie tersebut.

Air rebusan yang kedua sebaiknya benar-benar mendidih, agar bumbu dari mie dapat meresap dengan baik dan lebih matang. Setelah mencampur mie dengan bumbu di air rebusan yang baru, biarkan dulu sekitar 5 menit agar mie tersebut benar-benar matang.

Sekarang, bagaimana dengan mie goreng? Cara memasak mie instan goreng tentunya lebih mudah daripada mie rebus yang musti mengganti kuah. Nah, masalahnya terletak pada bumbunya, karena tidak sempat ikut dimasak.

Agar tidak memakan bumbu yang belum dimasak, caranya campurkan bumbu tersebut dalam satu wadah dan masukkan air mendidih sebanyak satu sendok makan saja. Lalu, aduk merata. Baru kemudian, dicampurkan dengan mie. Dengan cara masak seperti yang dipaparkan di atas, resiko penyakit karena mengonsumsi mie instan setidaknya bisa dikurangi.

Ada satu hal lagi yang penting untuk Anda perhatikan ketika memasak mie instan. Pastikan bahwa mie instan yang Anda konsumsi adalah jenis mie instan sehat dan rendah kalori. Tentunya, hal itu sangat berguna bagi Anda penderita penyakit gula, darah tinggi dan kegemukan, sebab musti menghindari garam, MSG dan karbohidrat yang terlalu banyak.

Salah satu yang direkomendasikan adalah Fitmee. Mie yang baru saja diluncurkan pada pertengahan tahun 2018 ini bisa menjadi pilihan utama untuk Anda, sebab memiliki kandungan garam dan MSG yang rendah, begitu juga kalorinya. Untuk saat ini, Fitmee masih dijual di berbagai toko online ternama seperti Blibli dan sebagainya. Fitmee blibli memang ditujukan untuk menengah ke atas, yang sedang mencari mie yang sehat.

Jadi, dapatkan fitmee blibli atau di berbagai online store lainnya. Desainnya yang mewah serta rasanya yang nikmat menjadi nilai tambah bagi mie satu ini, selain kandungannya yang ramah bagi tubuh Anda. Bahkan, mie yang satu ini juga direkomendasikan untuk Anda yang sedang diet.

So, jangan takut lagi makan mie instan yah, asalkan tiga hal yang dipaparkan di atas dapat diperhatikan dengan lebih baik. Fitmee sebagai mie instan yang sehat, tentunya aman untuk dikonsumsi selama masih dalam batas yang wajar.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ini Alasan Kenapa Air Rebusan Mie Berbahaya