IBX592EBDAB2431E

Kataremuk akan memberikan beberapa konten menarik tentang masalah anak remaja yang sedang patah hati, bahagia dan banyak lainnya disini memberikan konten Ucapan, Puisi, Kata Kata, Pantun, Cerpen dan Contoh

Sabtu, 03 April 2021

Yuk, Ketahui Efek Samping Vaksin Covid 19

Setelah melalui uji klinis dan mendapatkan surat izin untuk peredaran vaksin Covid 19 Sinovac, pemerintah semakin gencar untuk menekan perkembangan virus Covid 19 tersebut dengan memberikan vaksin gratis kepada masyarakat. Walaupun sudah melalui uji klinis dan izin dari BPOM, ternyata masih banyak masyarakat kita yang enggan menerima vaksin tersebut karena takut akan efek samping vaksin Covid 19 yang dinilai berbahaya.

Tidak bisa dipungkiri bahwa berita hoax mengenai efek samping vaksin Sinovac menyebar dan meluas dengan cepat hingga ke telinga masyarakat. Berbagai berita simpang siur mengenai vaksin  Sinovac pun juga cukup menakuti sebagian dari masyarakat kita, seperti dapat merubah gen dalam tubuh, kandungan haram dan lainnya. Padahal BPOM sendiri sudah mengatakan bahwa vaksin ini cukup aman.

Yuk, Ketahui Efek Samping Vaksin Covid 19

Keamanan vaksin Sinovac yang minim efek samping oleh BPOM

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa BPOM memberikan lampu hijau agar pemberian vaksin Sinovac ini mulai diberikan ke masyarakat agar dapat menekan penyebaran virus korona saat ini. Tentu saja lampu hijau yang diberikan BPOM diberikan setelah melakukan berbagai pengetesan dan penelitian dan tahap uji klinis dimana vaksin Sinovac ini memiliki efikasi hingga 65,3 % dan minim efek samping.

Efikasi sebesar 65,3 % ini sudah melebihi stAndar minimal WHO yaitu 50 % dengan begitu BPOM dapat memberikan izin terkait penggunaan vaksin Sinovac tersebut. Dari penelitian yang sudah dilakukan terdapat beberapa indikasi atau efek samping yang dirasakan penerima walaupun masih dalam batas wajar dan tidak mengancam keselamatan penerima vaksin.

Dari hasil uji klinis yang dilakukan terdapat  efek samping mulai dari efek samping local, dimana penerima vaksin akan mengalami sedikit nyeri, iritasi, dan sedikit bengkak pada area penyuntikan. Sedangkan pada efek samping sistemik, penerima vaksin akan merasakan sedikit nyeri otot, pegal dan demam. Dan efek samping terberat yaitu sakit kepala, muncul ruam pada kulit hingga diare.

Walaupun demikian sedikit catatan penerima vaksin  Sinovac mengalami efek samping yang berat seperti yang sudah dijelaskan diatas.  Pemberian vaksin Sinovac ini sudah berlangsung sejak januari 2020 silam dan dilakukan secara bertahap. Sebagai bentuk nyata bahwa vaksin Covid 19 Sinovac ini aman, bapak Presiden kita menjadi orang pertama yang menerima vaksin Sinovac tersebut.

Dengan begitu masyrakat tidak perlu khawatir dan takut akan efek samping dari vaksin tersebut. Pemberian vaksin ini akan di berikan secara bertahap dimana gelombang pertama akan diberikan kepada tenaga medis dan pekerja public hingga masyarakat umum lainnya. Bagi Anda yang hendak menerima vaksin Sinovac ini, terdapat syarat dan kriteria yang dibuat oleh pemerintah.

Anda bisa mendapatkan informasi mengenai syarat dan kriteria vaksin dengan mengunjungi link www.sehatq.com. Tidak hanya informasi mengenai syarat dan kriteria penerima vaksin Sinovac, Anda juga bisa menemukan berbagai informasi menarik seputar kesehatan. Mulai dari took, produk, layanan, fasilitas, dokter dan informasi menarik lainnya seputar kesehatan.

Demikian lah ulasan mengenai efek samping dari vaksin Sinovac yang diberikan pemerintah untuk menghentikan penyebaran virus corona di Indonesia. Agar tidak termakan berita hoax mengenai efek samping vaksin yang berbahaya Anda perlu menambah referensi dan informasi mengenai vaksin tersebut. Semoga tulisan diatas dapat membantu Anda menambah informasi mengenai berbagai macam efek samping vaksin Covid 19 yang tidak berbahaya.

Deskripsi : Efek samping vaksin Covid-19, pentingnya mengetahui efek samping vaksin Covid 19, informasi menarik seputar efek sampingnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Yuk, Ketahui Efek Samping Vaksin Covid 19